Thursday, July 12, 2012

Rant Gungnir dan secuil Persona 4 Arena


Gungnir adalah seri IX dari Dept. Heaven series yang dikeluarkan Sting dan ATLUS setelah Riviera, Yggdra Union dan Knights in Nightmare (saya ga main tiga seri sebelumnya, padahal). Sesuai namanya, Gungnir adalah seputar Norse myth dan yak! Tepatnya adalah tentang Odin dan Valkyries. Saya main game ini setelah nggak sengaja nemu game berukuran kecil (kurang dari 200 MB saya rasa), jadi yaudah saya main aja. Game ini dilokalisasi oleh ATLUS Juli 2012. Yang ngerjain art buat game-nya adalah Kiyuduki Satoko (Kuro Pemanggul Peti Mati).

Gameplay
Gameplay-nya mirip Chaos Wars. Clock-turn-based dengan mini map dan de el el-- jadi saya cepet ngertinya walaupun lama mikirin taktiknya. Battle-nya punya batas waktu. Tiap battle harus pilih Ace, mereka yang akan menjadi icon grup yang kita kontrol. Jadi bila dia mati, game over menanti.
Saya sering manfaatin skill knockback buat ngusir musuh tanpa mikir harus ngabisin HP-nya *yah walau ini tak berlaku untuk Boss*. Setiap kita ngelangkah atau ngambil base, kita ngumpulin Tactic Points yang nantinya bisa dipake buat ningkatin damage, pake skill, atau pake field weapon macem catalpult.

Satu kali per battle, kita bisa juga summon Norse demon macam Midgard, Lifbrasir, Vanargandr dan Fimbultyr yang punya efek macem-macem. Untuk men-summon diperlukan 11 Tactic Points.

Story
Cerita dimulai dari sebuah region bernama Gargandia (Gargania di USA release) di tahun 983. Negara tersebut terbagi atas si ras pemimpin Daltania dan ras tertindas Leonica. Mereka para Daltan selalu menganggap Leonican ras rendah dan mereka Leonican hidup di bagian gersang barat (apa timur saya lupa) Gargandia. Lima belas tahun sebelum cerita dimulai, di bentuk sebuah pasukan bertitel 'Esperanza' yang berencana untuk menggulingkan para Daltan, namun rencana mereka kandas dengan kematian pemimpin mereka saat itu, yang merupakan ayah dari Julio Raguel.

Kisah tentang Julio Raguel baru saja dimulai ketika ia menyelamatkan Alyssa dan menemukan kekuatan dari spear bernama Gungnir setelah ketiga teman baiknya mati di tangan Pierre. Awalnya pemimpin Esperanza adalah kakak tiri Julio, yaitu Ragnus Raguel, setelah Ragnus ditangkap dan di eksekusi oleh Daltan, Julio menjadi pemimpin Esperanza dan kembali maju menghancurkan Daltan.

Seiring jalan cerita, Alyssa yang awalnya hanya 'barang bawaan sebuah bandit lewat' ternyata adalah seorang ojou-sama bernama lengkap Alessandra Delacroix. Ia memiliki rencana untuk melakukan coup de etat pemimpin Gargandia saat ini. Di balik layar, terlihat ia memanfaatkan Esperanza karena tujuan mereka yang sama, namun bagaimana Alyssa selanjutnya?

Apakah Esperanza mampu menang melawan kekejaman Daltan?

Mimo-Progress
Saya baru main sampe...si Esperanza masuk ke kota utama kekuasaan Daltan, The City of Cannavaro, dan belom lanjut karena ngurusin demo ekskul + keasyikan nostalgia P3. Karakter kesukaan saya masih tetep Elise, si Valkyrie yang mirip banget kelakuannya (sama Julio) kayak Aigis ke Minato.

Mimo-Rating: 8.5/10
Setidaknya, game yang apa adanya ini menarik perhatian saya yang suka strategy-based RPG, LOL. Ceritanya juga lumayan.


Segitulah rant saya soal Gungnir, tertarik? Eniwei soal Persona 4 Arena adalah--saya pengen liat Yukiko dengan Homupalette 8D dan semua karakter Persona 4 dengan palette anak-anak Persona 2, jugajuga S.Link Aeon Marie (P4G)--sayang tu chara cakep-cakep bawaannya Ameno-sagiri /desh

Eniwei, sampai jumpa di post berikutnya, wassalamualaikum w.w.!

pics from zerochan & Gungnir Official Fansite Kit.

2 comments:

Salary Dam said...

Dulu saya suka main strategy, macam FF Tactics, Disgaea, dan Luminous Arc dkk, tapi makin ke sini skill makin tumpul ;;

AMAGI HOMUHOMU--wwwww. Saya masih galau soal mau beli P4G atau nggak ;;

Mimo said...

Luminous Arc kayak apa sih? Belom pernah nyentuh, dan saya ga pernah main FF series, disgaea berat orz

HOMUAMAGI FTW!

Followers