Showing posts with label fic. Show all posts
Showing posts with label fic. Show all posts

Tuesday, December 07, 2010

Nyepam Ria~ (?)

Halo para pembaca~ saya lagi mengalami Writer Block menjelang libur 1 Muharram...
YAK! SELAMAT TAHUN BARU 1432 HIJRIAH BAGI YANG MERAYAKAN YA~!


Bentar lagi SMP ane bakalan ada UAS...dan langsung minggu berikutnya TO ke-2...kesibukan akan terus berlanjut, KEEP FIGHTING, MINNA-SAN!


Sekalian saya nyepam...yak, saya ngebuat salah satu chara yang muncul di fic Ar Tonereborn. Karena si Sh*** *digebuk karena nyensor* ngebuat data yang Reyvateil, ane (iseng) ngebuat yang Vanguard~
Harusnya ane post di oc-wikia, tapi ntar dulu, tes doang yak... XD

Byakuran

Byakuran
Information
Kanji/Kana
白蘭
Unaltered Name
Byakuran
Race
Human
Age
25
Height
Unknown
Weight
Unknown
First Appearance
Chapter 141 / Episode 76
English Voice Actor
-
Japanese Voice Actor
Takanori Ohyama


Byakuran (白蘭, Byakuran) is the main character of Ar Tonereborn : Melody of Mist. He’s the leader of Rebel Knight division called Rain Sky and has been known as ‘one most fearful knight’. He has a happy-go-lucky, playful attitude and a very wide “evil” smile againts his subordinates--which can changed when he confronts his enemies. He’s one of the devoted member who wants to make Utopia Project comes true—but not after meeting that Reyvateil, Mukuro Rokudo and learn the truth.

Trivia
-Byakuran has a sweeth tooth, he tends to spend all of his salary for sweets. (Thanks to Shoichi who remind him about his household bills)
-He resides in a small elevated house on Cloudshine Wharf.
-He has no knowledge about Reyvateils, so Xanxus must be patient to teach him.
-He uses both sword and gun as weapons—he changed it when he feels like it—but he mainly uses his sword.
BYAKURAN SKILL LIST

Burstech Lv. 1 – (Gun) Kikyo-tamed-shoot
Burstech Lv. 2 – (Gun) Kikyo-double-shoot
Burstech Lv. 3 – (Gun) Kikyo-snipe-shot

Harmonics Lv. 1 – (Sword) Ghost-Busters
Harmonics Lv. 2 – (Sword) Ghost Assault Strike
Harmonics Lv. 3 – (Sword) Ghost Blade

Psyche Lv. 1 – (Gun) Cancelled Daisy
Psyche Lv. 2 – (Sword) Sky Caller
Psyche Lv. 3 – (Gun) Remaining Bullets

Care : Raised Reyvateil’s MP

EX-Mode : Make a synchronity with your partner about 7 rounds!
-          Sky Mare [Burstech Lv 1 + Psyche Lv. 3] > Striking both storm of fire and cyclone of wind power to all enemies within eleven slash.
-          White Wings [Harmonics Lv. 3 + Care] > Releasing wings on his back, enable him to fly in a certain turn.
-          Roar of the Almighty Sky [EX Skill] > Combining gun and sword attacks then deliver the enemies to the cage of light and destroy it completely.
more to come...

Aneh!? Ya jelas! Gua lagi iseng, bener-bener stuck mau ngelanjut Ar Tonereborn, bwahahahahaha XD
Skill-nya mengarang indah semua lho =))

Saturday, October 23, 2010

Hyaho~ (cat : ga punya ide title)

Tadaimaa~
Akhirnya saya megang laptop lagi XDD
Laptop saya rusak 2x loh TaT


MAKASIH SEKALI LAGI, TANGGAL 9 OKTOBER - 10 OKTOBER IS SUCH A HAPPY DAY! THANKS GUYS, THANKS FOR ALL THE PRESENTS!! :DD
Mungkin nanti bakal gua ceritain kejadian hari itu ^^


Saya lagi mau UN, abis UTS--bentar lagi waktunya pemantapan orz!
Kelas 9 adalah saat-saat yang agak...merepotkan. Mungkin gua harus ngambil jam tambahan juga.
Wew~ KEEP SEMANGAT GUYS! UN ADALAH MUSUH DAN RANJAU TERBESAR DI SMP!!


Sekedar promosi, saya promosiin beberapa fic (update dan baru) saya!


-Between Prelude and Requiem : three-shots end, fandom Hetalia
-Ar Tonereborn : continued, fandom KHR x Ar Tonelico
-My Answer : continued, fandom P4 x P3 x MK1 x MK2


Yak, di post nanti-nanti saya bakal resensi beberapa anime Fall yang saya tonton. Lagipula saya juga belum selesai ngeliat anime Summer oTL


Oh ya, sedikit curhatan soal Pandora Hearts.
>Pas saya buka pertama kali Retrace XLIV, ada hint Vince / Ada / Echo *ditusuk*
>Kasian juga sama Vincent-nya pas awal-awal Retrace XLIV...tapi aah Ada-nya didorong sampe ke tembok juga kasian...Vincent goblok *diinjek*
> ada pernyataan cintanya Ada tapi...Vincent pasti ga mau *PLAK*
>SAYA KESAL KENAPA LIAM HARUS MATIIIIIII *ditembak* BREAK! BALESIN DENDAM LIAM! (padahal ane suka Liam / Lily)
>Si Isla Yura mirip banget sama Takaya Sakaki (P3)
>Dan ternyata pemilik chain Humpty Dumpty nya bener si-- *dibekep*


Lengkapnya lagi silakan baca sendiri di sini bagi yang belum baca ^^
Sekian post saya :D terimakasih buat semua pengunjung blog ya!

Saturday, September 25, 2010

Akhirnya setelah Laptop rusak...

Ah, selamat sore pembaca blog sekalian!
Saya ga ol-ol dua minggu kemarin, laptop rusak orzzz


Sekarang lagi berusaha ngejar deadline & nyelesain fic :
- Birthday for Ulrika - oneshot - buat fic event ARA
- Ar Tonereborn - Chapter 2 
- My Answer - Chapter 3-4


Huahh~ mana bentar lagi UN pula, waduh waduh...tobat dulu deh gua!
Sekian, saya mau nge-jet dulu! XD

Friday, July 30, 2010

Minggu Kedua IX-D dan soal ffic baru!

Nee, konbanwaaa~ 
Yah aslinya belom malem tapi menjelang malem.


Hari ini udah 2 minggu disekolah Azga. Gak ada yang berubah, tapi gak ada yang sama juga.
Masih belom kebiasa disana...tapinya.
Internet gua sudah mulai melemot, ahh harusnya tadi gua DL anime dulu sebelum liat-liat fb >_<
Maaf kalo blog ini tak ada isi mutunya (_ _)


Nah, sekarang tentang yang lain-lain...soal fanfic tepatnya OaO
Ada 3 fic baru gua on writing yang hendak akan muncul di FFn kalo gua ke warnet XD
Mohon komennya >_< saya ga jago nulis fic
Jeng jeng jeng!

Title : Ar Tonereborn - Melody of Mist 
Fandom : Ar Tonelico >< Katekyo Hitman Reborn!
Rating : T
Genre : Adventure, Tragedy
Disclaimer : GUST-BANPRESTOAkira Amano yang punya mereka semua =w=
Awalnya ide aneh ini muncul akibat ada salah satu chara KHR versi Reyvateil... *lirik-lirik orangnya yg bikin* Dan jadilah ide cerita crossover AT dan KHR...
Walaupun plotnya masih pecah-pecah tapi prolognya udah bisa kelar ^^
Terus, yang kedua adalah : 


Title: Turning Noise
Rating: T
Genre: Action,Romance,Tragedy
Disclaimer/Fandom: Pandora Hearts—Jun Mochizuki
Fanfic Alternate Timeline yang bercerita ttg kehidupan para chara PH di kehidupan SMU biasa di masa modern. Entah kenapa ini kepikir pas liatin Special Thanks di ending manga PH 7
Yang ketiga : 

Title : Another Beats!
Rating : T
Genre : Romance, Drama, Comedy
Disclaimer/Fandom: Angel Beats! bukan punya saya, saya hanya minjam dari KEY ANIMATION/Jun Maeda-san
Terinspirasi dari sebuah art ttg IRL para chara AB! di pixiv. Cerita ringan tentang para chara AB! setelah mereka ketemu lagi di real world. Kayaknya sukses sih, tapi entahlah...
Padalah masih banyak juga fic yang belom kelar, kayak :
Yosuke Kuzunoha, Sands of ReyvateilMaid Yukiko dan...masih banyak kayaknya. *plak*
Mohon bantuan dan komennya ya XD
saya ga ada kerjaan berarti jadi cuma begini terus (padahal udah mau UN)

Friday, June 11, 2010

I am BACK!

Ah halooo semua~ nyariin Imo? *plak*
Abis hiatus panjang abis UKK nih (_ _)
Dan, tampaknya nilai gua tambah down to earth seperti biasa -_-


Gua lagi capek, terus internet gua lagi lama, jadi gua mau updet blog aja sambil lanjutin fic Sands of Reyvateil ^^
Oh ya, jadi keingetan ide gila bikin fic crossover lagi, tapi setelah Sands of Reyvateil update chapter 3 yo :D


Kayaknya gua bakal aktif forum lagi :DD


Well, happy holiday guys!
And...happy exam buat yang ulangan tanggal 14 keatas ^^;


"I want to be useful..., but I know I can't be..."

Sunday, April 18, 2010

Long Navigation...Today

#nowplaying : Dear My Friend [Railgun Episode 12 special]
Here's your heart, I'm not feeling lonely
We can make it, hope our dreams will all come true
Go on, smile for you and me
For...you and me
--


Yo lagi, hari ini tanggal 18 April 2010.
Hari ini gua udah nonton ber-episode-episode anime, thanks to internet :D
Yah, yang gua liat cuma Ef: A Tale of Melodies, KWMS, sama ARIA Origination.


Anyways, gua ga tau mo post apa hari ini :D maybe random, ya?
Oke...apa yah...?


Gua ga pernah nyeritain diri gua sendiri di blog ini loh, never in single page.
Abisnya keliatan kalo itu topik yang paling ga menarik kan?
Tapi gua bakal jelasin diri gua sendiri suatu hari nanti di blog :D


Kecenderungan gua sekarang adalah edit blog, biar blog keliatan lebih 'hitam'.


Hehe, gua suka banget warna hitam.
Hitam melambangkan kekosongan, hitam sendiri bahkan bukan warna.
Hitam bisa diisi warna apa saja, putih, merah, berbagai warna dalam kanvas.
Hitam adalah dasar, sama seperti putih.
Hitam...melambangkan kesan sedih dan tertinggal.
Hitam kadang juga melambangkan seorang antagonis, walau tak semua antagonis hitam.


Yah, akhir-akhir ini warna yang cocok adalah hitam.
Bukan berarti gua lagi sedih ato apa yah!
Gua lebih suka warna hitam. Warna yang kesannya dalam, yah?


Tadi gua baru DL Angel Beats, anime yang ternyata keren menurut gua. Kalo gua udah nonton 3 episode, ntar gua jelasin juga di blog :D
Karakter kesukaan gua si Angel (Tenshi) kenapa?


-VA-nya sama kayak Sharon ama Anri (Kana Hanazawa-san)
-sorot matanya gua suka, emotion-less kayak Echo
-warna rambutnya silver-ish
-Ekspresinya monoton, trus dia keren pas ngeluarin Hand Sonic
-kayaknya dia cross personality sama si Yukippe


Trus apa lagi ya? Oh! Want-to-do List!
Udah lama gua pengen buat!! :D
Hem...apa ya?


MY WANT-TO-DO-LIST!
1. Ngerjain gambar req dari dA dari si...maaf, siapa ya namanya? /plakk
2. ngelanjutin fic :
    a. Sands of Reyvateil [Phase 2 : Singless Gravity] Misha vs Shurelia, Misha cosmosphere broke of hack!
    b. Devil Summoner 3 : Yosuke Kuzunoha vs King of Mara Army [Chapter 1.2] Yosuke Kuzunoha saved his    client, but, what about Yatagarasu that also attacked?!
3. bikin manga ancur "Chemical Aromatic" nama diambil dari buku SKI /plakkk
4. ngapalin hymn
5. beli animons April!


Haha, segitu dulu ya, semua?
Sampai jumpa di seri berikutnya~ /emang apaan?!


"I want to be useful..., but I know I can't be..."

Sunday, March 28, 2010

Sands of Reyvateil fic Preview


Seperti janji gua, gua akan nampilin satu ONGOING fic gua ttg esper, mungkin bakal gua lanjut lengkap di FFn, review yo~

--

Title: Sands of Reyvateil ~Virtue and Escape~
Author: Kuroi-oneesan aka Mimo
Rating: T
Genre: Action, Supranatural, Drama, Crossover
Fandom: Persona 3-4, Ar Tonelico 1-2, Mana Khemia 2

Author Notes:
Setting cerita hanya beberapa bulan setelah cerita Souji Silly Days. Cerita disini agak berbelit-belit dan beralur campur. Harap menikmati segala yang terjadi. Oh, baca juga Souji Silly Days bila ingin tahu apa yang terjadi sebelumnya. Setting juga sedikit diambil dari anime To Aru Kagaku no Railgun.

--

[Phase : 1  Her Reality, Amusing]

Kesadaran…
Hati…
Nyawa…
Kekuatan…

Apakah…itu semua ada?
Apakah itu semua…bisa kukendalikan?

Tolong…aku…

--

Ar Ciel
A.D. 3776

Kondisi di berbagai tempat kembali stabil, seperti biasanya. Mir, beta-type Reyvateil yang nyaris menghancurkan dunia sekali itu—hendak ke Firefly Alley mengunjungi sahabat baiknya Spica. Tapi, Mir sedang memutar-mutar ga jelas di pusat Ar Ciel, dia belum lama kembali ke Ar Ciel setelah nyasar di Inaba.

“……Oh?” Mir menatap langit sejenak, merasa ada yang aneh. “Langitnya berubah warna, apa mau hujan, ya?”

PIIP PIIP PIIP

HP milik Mir berbunyi kencang, ada telpon dari Ayatane.
“…Ya? Ada apa, Ayatane?”
“Tolong, mother!! Cepatlah ke Artonelico tower!!” teriak Ayatane ditelpon.
“…Ke—Kenapa?” Mir malah ikutan panik. “Jelaskan—Ayatane!!”

Telponnya terputus, masih dengan ekspresi panik, Mir pun menuju Ar Tonelico tower.

Ar Tonelico Tower.
Top of the Tower.

Ayatane berdiri di sana, Shurelia ada tak sadarkan diri di gendong oleh Ayatane. Raut wajah Ayatane tampak lebih serius dari biasanya.

“Ayatane…” Mir merendahkan suaranya. “Kenapa…Shurelia?” Mir mendekati Ayatane
“JANGAN MENDEKAT, MOTHER!!” Ayatane mencoba mencegah Mir. “Atau kau juga akan—!!“

BZZT!!

“…GH?!” Mir yang mendekati Shurelia malah jatuh pingsan.
“…MOTHER?!”

Ayatane mencoba mendeteksi kesalahan yang ada di Shurelia dan Mir. Percuma, tidak ada deteksi kesalahan, mungkin ia harus membawa Mir dan Shurelia ke Dive Shop terdekat.

Ada yang aneh…” pikir Ayatane. “…Tampaknya…, Shurelia di-hack, sama seperti kasus Frelia di Metafalica dulu…”

Sesaat Ayatane melangkahkan diri keluar dari tower, entah kenapa…Shurelia dan Mir yang ia pegang menghilang!

“…Mo…ther? Shurelia-…sama?”

Ditempat-tempat lain juga terjadi hal yang serupa, anehnya, bisa dibilang seluruh dimensi dan seluruh time space merasakan hal yang sama.

Inaba, 21 Juli, pukul 11:59 AM
Terjadi gempa bumi disini…
Yosuke kebetulan sedang ada di Dojima Residence, ngerjain PR bareng Souji.

“Oh? Gempa?” ujar Yosuke enteng-enteng saja.
“Tapi kok gempanya agak lama yah? Biasanya berapa menit juga selesai…”


BZZZZZT!!

“UWAAGH!!” teriak Souji. “Suara apaan itu?!”
“…Entahlah…HAH?!”
“A—kenapa, Yosuke?”
“Coba…lihat keluar!!”

Diluar sana, Inaba…ada yang berbeda.
Inaba jadi lebih terang dan lebih sepi dari yang tadi.

“Apa-apaan ini, Yosuke…?”
“Entahlah, tapi aku akan coba cek TV dan internet, kau cek luar sana, Souji!” perintah Yosuke. “Tampaknya suara tadi itu…berasal dari dimensi lain seperti saat datangnya Chloe.”

Souji mencoba pergi keluar rumah.
Yang ia lihat pertama kali adalah…ada banyak murid dengan tiga seragam yang berbeda.
Lalu ada orang yang bisa melakukan telekinesis.
Dan juga…
Ada banyak orang yang belum ia kenali, seperti seorang pemuda tegap memakai seragam merah berambut abu-abu yang daritadi melihat ke arah Souji.

“…Yo.” Cowok itu menyapa Souji. “Kau masih ingat aku kan? Aku temannya Minato Arisato waktu itu…”
“Ooh, Sanada-san?” kata Souji, mulai tenang. “Kenapa kau kemari lagi?”
“Ah…bisa kubilang, aku dipanggil kemari oleh sebuah suara aneh…”
“…Eh?” Souji semakin merasa clueless.

“…Chloe tak ada dikasurmu lagi kan, Souji?” tanya Aki setengah bercanda. “Kau ingat? Chloe datang tiba-tiba begitu saja karena disorted space yang dilakukan oleh Nyx, jadi mungkin saja kejadian kali ini juga disorted space…”

Souji yang mendengar perkataan Aki pun langsung berlari kabur ke rumah.

“O—Oi! Souji!!”

Sementara itu, Yosuke mencoba memakai hape-nya untuk internetan mencari info soal apa yang terjadi.

“…tch, no signal? Berarti aku harus coba cari sinyal di kamar Souji…” Yosuke menaiki tangga menuju lantai atas.

Yosuke membuka kamar Souji, dan masuk ke dalam.
“………………………Eh?”

Yang dilihat Yosuke kurang lebih sama seperti yang pernah dialami Souji. Lagi-lagi ada orang di tempat tidur Souji—tapi keadaannya lebih parah—dua orang itu tampaknya sudah sekarat.
Yang satu bisa Yosuke kenali sebagai Mir, dan satu lagi belum ia kenali sama sekali—Shurelia.

“A—apa yang terjadi?!” Yosuke mengangkat  Shurelia yang tergeletak tak berdaya itu. “…Jawab aku—HOI!!”

“Yosuke!! Apa yang terjadi—eh?” Souji mendobrak pintu kamar dan melihat Yosuke yang mencoba menyadarkan dua orang sekarat itu.
“Bawa mereka ke rumah sakit—Souji!!” teriak Yosuke. “Cepat!!”

Inaba Municipal Hospital
Entah kenapa rumah sakit menjadi lebih canggih dari biasanya.
Mungkin sudah ribuan tahun lebih maju dari tahun 2012.
Akihiko ikut menemani mereka berdua menunggu cewek misterius itu.

“Yang satu itu…Mir, kan?” tanya Souji pada Yosuke. “Yang satu lagi siapa? Temannya?”
“Mungkin…” simpul Yosuke. “…Lagi-lagi kasus Disorted Space…, mungkin yang ini agak lebih parah. Teknologi disini tiba-tiba maju…”
“Oh, ya. Tadi aku keliling kota dan tampaknya semua punya Esper Ability sekarang.” Akihiko menambahkan sedikit.
“Es…per?”

Akihiko menjelaskan esper pada Yosuke dan Souji. Esper adalah manusia yang mempunyai kekuatan diluar batas. Kemampuan mereka bisa beragam dan unik.

“Ooh…” simpul Souji. “Apa kami juga esper?”
“Entahlah, tapi kemungkinan besar sih iya. Karena sekarang sistem dunia adalah esper.” Aki kembali menjelaskan. “Aku baru dapat telpon dari Mitsuru, aku mengurus kelompok #1-A esper yang ada di kota ini mulai besok.”

“Apa lagi itu?” Yosuke kebingungan. “Bisa kau jelaskan semuanya, Sanada-san?”
“Yosh…kurasa pihak sekolah kalian akan menjelaskannya besok--”

GRAAAAAAKKK!!

Pintu ruangan dimana Mir dan Shurelia dirawat terbuka. Muncul seorang dokter disana.

“…Kedua pasien itu tidak apa-apa…cuma kasus Simple Hacked Binary Field—Binary Field-nya di hack.” jelas sang dokter. “Sebentar lagi juga pasti sadar, aku sudah menstabilkan D-Waves dan H-Waves  yang ada di otaknya.”

Mereka bertiga diam saja, dan dokter itu pun berlalu pergi.

“…Apaan juga penjelasan itu…H Waves? D-Waves?” Yosuke makin mengerutkan keningnya. “Coba kita ke dalam Souji!”
“Oke—eh?” Souji yang hendak melangkah terdiam melihat papan nama di depan pintunya. “Ini…ruangan untuk 3 orang ya?”

“Iya—huh?!”
“Oi, ada apa dengan kalian semua?” tanya Aki kebingungan.
“Amagi…Yukiko?” Yosuke menunjuk papan nama itu. “Amagi-san juga dirawat?”

“Oh, pasien yang satu itu menderita Crashed Minds beberapa jam yang lalu.” Suster mendekati Yosuke dkk. “Kondisinya sudah membaik sih, kalian mau menjenguk pasien lain, kan?”

“I, iya suster…” Yosuke masih ingin bertanya. “…Kenapa banyak kasus seperti ini ya, suster?”
“Mungkin karena… Wave Transmitter yang lepas kendali?”

Suster itu berbalik meninggalkan mereka, Aki pun menyuruh Yosuke dan Souji untuk masuk saja ke dalam, sementara ia akan mencari informasi sendiri pada staff terdekat di rumah sakit itu.

Room 177, Inaba Municipal Hospital
Yukiko, Mir dan Shurelia ada di ruangan yang sama—masih tak sadarkan diri.
Souji mendekati jendela besar yang ada di sebelah Shurelia, memperhatikan keadaan kota sekitar. Ada sekolah baru yang benar-benar baru saja ia lihat tengah berdiri di dekat rumah sakit—Gekkoukan High School.

“…Itu sekolah apa?” gumam Souji. “Sama dengan logo seragam milik Sanada-san…”
“Gekkou-High…” kata Yosuke. “Kenapa sekolah ini ada disini? Kita sudah punya Yasogami High.”
“Oh…ada beberapa murid lewat dengan seragam… St. Hermelin?” Souji mendekatkan matanya ke arah beberapa orang yang lewat. “Dan ada juga itu…Seven Sister High?”

Ada 4 seragam yang terlihat di kota sekarang, Seven Sister High, St. Hermelin, Gekko-High dan Yasogami High.

“…Ngh…”
“…Mir?!” Yosuke setengah kaget melihat Mir sudah kembali sadar. “Kau…tidak apa-apa?!”
“A…aku mendekati Ayatane…Shurelia tidak sadarkan diri dan…seseorang…mengontrol Cosmosphere milikku dari dalam…” jelas Mir perlahan. “…Hacker…”
“Cosmo…sphere?” Yosuke memikirkan hal itu sebentar. “Kau itu sebenarnya apa sih…?”
“…Ba—bagaimana dengan Shurelia?! Di—dia kenapa?!” kata Mir tergagap.
“Istirahatlah dulu, Mir. Shurelia itu belum bangun dari tidurnya…” Souji menahan bahu Mir dan merebahkannya lagi di tempat tidur.

“…Mir…?” panggil sebuah suara.
“Shurelia…!”
“Oh…, ia sudah siuman, Yosuke.” Souji menarik lengan Yosuke.
“…Sebenarnya, apa yang terjadi padamu, Shurelia?”
“…” Ia terdiam sejenak. “Ada yang datang ke Binary Field-ku, sebelum Ayatane datang. Ia menanyaiku sebuah pertanyaan dan tiba-tiba semua menjadi gelap…”

“Lagi-lagi…hacker?” simpul Mir.
“Hei, hei…” Yosuke memutuskan pembicaraan mereka. “…Sebenarnya Binary Field itu apa sih?”
“Binary Field itu…nama sebuah tempat di pikiran Reyvateil Origin.” Mir menjelaskan. “Simpulkan saja sebagai nama sebuah tempat, puas?”

Souji cukup mengerti, tetapi tidak untuk Yosuke.
“…Lalu, apa yang disebut Hacker ini?” tanya Yosuke. “Aku belum sama sekali dengar hal ini…”
“Hmm…Hacker adalah orang yang masuk dengan paksa tanpa ijin—seperti halnya computer hacker, bedanya ini adalah Mind Hacker, mereka menyusupi bawah sadar orang lain dan mengontrolnya.” Shurelia menjelaskannya pada Yosuke.

Yukiko tak kunjung siuman, Yosuke dan Souji sekarang hanya bisa mendengarkan ceramah panjang Mir dan Shurelia.

“Amagi-san…” gumam Yosuke pelan.
“Dia…korban Crashed Mind, kan?” tebak Mir. “…Bisa kupulihkan, kalian mau?”
“…Hah? Mir, tunggu. Kau mau melakukan Hack juga, kan?!” cegah Shurelia.
“Tak ada cara lainnya, kan? Ini adalah cara tersingkat agar gelombang otaknya kembali normal dalam waktu singkat.”
“Tch…ya sudahlah. Jangan macam-macam selain itu, ya?”

Mir lompat dari kasurnya dan mendekati Yukiko. Ia memegang dahi Yukiko dan diam disana beberapa menit, lalu ia kembali lagi ke tempat tidurnya.

“Wah…apa yang baru saja kau lakukan, Mir?” Souji terkejut.
“Seperti yang dibilang Shurelia, aku memasuki pikirannya dan membetulkannya.” Mir membalik badannya. “Sebentar lagi juga ia akan sadar.”

Dan…benar, Yukiko langsung membuka matanya, dan duduk di tempat tidurnya.

“…Nggh…Apa yang…?” Yukiko memegangi kepalanya.
“Amagi-san!!” sahut Souji. “Kau tidak apa-apa?”
“I, iya…sudah tidak ada apa-apa lagi di dalam otakku…tadi ada…seseorang disana.”

Mir dan Shurelia spontan terkejut.

“Kau bukan Reyvateil, kan?!” Shurelia panik. “Ta—tapi ada orang di dalam pikiranmu?! Kok bisa?!”
“Entahlah…tiba-tiba saja aku kehilangan kesadaranku saat aku sedang di kamar…” jelas Yukiko. “Dan…orang itu mengganggu pikiranku sampai Mir ‘menghapus’ orang tersebut.”

“Mir? Kau bisa merasakan data orang tersebut barusan?” tanya Souji.
”Tidak, tidak sama sekali…” Mir mengernyitkan dahinya. “Aku cuma merasakan gelombang di otak Yukiko tak beraturan…itu saja.”

Kamuflase? Begitu pikir Yosuke. Ia sendiri tak mengerti soal gelombang otak, esper dan apalah itu. Yosuke saja sering tertidur di kelas—mendengar hal-hal berbau teknologi rumit seperti ini hanya membuat otaknya mau meledak.

“Aku sendiri tidak mengerti apa yang terjadi padaku tadi…” Yukiko berusaha mengurutkan kejadian. “Semua larut begitu saja…”
“Begitu…tak ada petunjuk sama sekali…” Shurelia diam saja.

“Mungkin…kita akan menemukan petunjuknya kalau sudah menelusuri kota.” Souji menyimpulkan demikian. “…Kelihatannya jam besuk sudah habis, jadi kami mohon permisi, ya…”^^

Souji dan Yosuke meninggalkan kamar itu, masih dalam tanda tanya besar.
Apa yang terjadi kali ini?
Dan…Apa maksud dari esper, serta empat sekolah yang kini ada di Inaba?

--

wew... long fic nee? emang ficnya agak rada-rada  misterius campur aduk gimana gitu lah huah huah. btw,emang ficnya kelewat gaje, dan mohon dimaafkan bila ada kata-kata yang salah. Ada review?
please review ya ^^ ntar bakal gua lanjutin lagi di FFn gua

buh-bye~

"I want to be useful..., but I know I can't be..."

Followers